Senin, 26 Agustus 2019

Mahasiswa Original



Oleh : Azri Wahyuda Siregar 
Ka.Staff Diklat Brigade PW PII Sumut 
Periode 2017 - 2019

Selamat untuk Anda Menyandang gelar mahasiswa merupakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan. Betapa tidak, ekspektasi dan tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa begitu besar. Sekarang kini anda sudah menjadi seorang mahasiswa, Anda disebut maha atas kesiswaan Anda. Tanggungjawabnya tentu lebih besar daripada anak-anak muda lainnya.

Di Indonesia ada jutaan anak masuk SD, tapi hanya ratusan ribu yang hari ini bisa kuliah. Itu artinya Anda berbeda dengan yang lain. Anda adalah sekelompok anak-anak muda yang punya kesempatan, untuk mengembangkan diri, untuk maju, meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa.

Saya akan beri sedikit catatan di sini.

Tolong...!!! jangan hanya belajar di dalam ruang kuliah.

Kuliah Anda adalah di dalam ruang dan di luar ruang kuliah. Kalau Anda disebut sebagai aktivis, maka jangan hanya jadi aktivis di luar ruang kuliah, tapi juga aktivis di dalam ruang kelas.

Anda merugi jika hanya belajar di dalam kelas saja

Bagi sahabat-sahabat yang ingin belajar hanya di dalam kelas saja, maka Anda akan masuk golongan orang yang merugi. Karena di ujung masa kuliah Anda hanya akan keluar membawa selembar kertas bertuliskan transkrip atau selembar kertas ijazah. Masa depan tidak bisa dibuat atau dibangun hanya dengan selembar kertas itu.

Anda harus menjadi manusia yang memiliki pandangan visioner

Anda harus menjadi pemimpin di Indonesia. Anak-anak muda yang kata-katanya, langkahnya bisa membuat perubahan dan itu artinya belajar dari sekarang.

Saya sering menganalogikan hidup pasca kuliah itu seperti berenang di lautan. Anda punya pilihan, mau belajar berenang saat sudah sampai ke laut atau mau belajar berenang di kolam renang? Kalau di kolam renang kedalamannya terukur, tekanannya terukur, suhunya terukur, arusnya juga terukur, dan di sana Anda bisa belajar berenang.

Atau Anda langsung terjun ke laut dan belajar berenang. Resikonya agak besar belajar berenang di tengah lautan. Kalau Anda belajar berenang di kolam renang resikonya jauh lebih terkontrol. Karena itu belajarlah “berenang”, belajar untuk memimpin, belajar menjadi bagian dari masyarakat ketika kuliah.

Anda bisa lihat nanti, mereka-mereka yang banyak memberikan kontribusi pada masyarakat, mereka yang berpengaruh, mereka yang bisa mendorong kemajuan adalah orang-orang yang pada masa mudanya tidak hanya meghabiskan waktu di dalam ruang kelas, tapi juga di luar kelas.

Jadilah pegiat, jadilah anak-anak yang aktif. Saya sering mengatakan IP yang tinggi akan mengantarkan Anda pada panggilan wawancara, titik.

  1. Kepemimpinan

 2. Kemampuan komunikasi

 3. Kemampuan analitik

Hal-hal itu yang akan mengantarkan Anda ke masa depan.

Kalau dulu SD ke SMP dan SMP ke SMA/SMK Anda perlu nilai tinggi, untuk masuk SMA Anda juga perlu nilai, dan sekarang dari SMA/SMK masuk di kampus Anda juga harus punya nilai yang tinggi. Sesudah Anda lulus kuliah, fase berikutnya Anda butuh lebih dari sekadar nilai.

Jangan diartikan boleh mendapatkan IP rendah. Kalau IP Anda rendah, Anda bahkan tidak dipanggil wawancara. Jadi IP-nya harus tinggi, berapa minimal IP? Usul saya mumpung Anda baru kuliah, coba Anda cek kalau daftar beasiswa S2 berapa syarat IP minimalnya? Lalu Anda gunakan itu sebagai target atau manfaatkan beasiswa beasiswa yang bertebaran diluar sana.

Hari ini tidak ada yang bertanya IP Anda berapa? Misalnya saya tidak ada yang tanya IP saya berapa? Atau berapa lama kuliahnya? IP dan lama kuliah itu ditanyakan saat wisuda. Yang kuliahnya cepat, IP-nya tinggi senyumnya lebih lebar daripada yang tidak. Tapi dalam perjalanan ke depan yang dibutuhkan lebih dari itu.

Saya tidak ingin menganggap enteng pelajaran di kuliah. Pelajaran itu sangat penting. Tapi saya ingin Anda punya double track:

1. Track akademik

2. Track kepemimpinan

Keduanya harus seimbang. Jadi bangun itu, mumpung Anda punya kesempatan untuk melakukannya.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

Buat cita-cita

Anda dapat mulai menuliskan:
– Berapa lama Anda mau kuliah ?

– Anda mau melakukan apa?

– Selama kuliah apa yang akan Anda kerjakan?

Jangan jadi mahasiswa yang hanya rumah atau kos-kosan, kampus dan kampusnya hanya ruang kuliah, jangan lakukan itu.

Anda akan menjadi bagian dari dunia ketika anda mulai berpikir atau bertanya di dalam benak anda:
Bayangkan Indonesia 30 tahun yang akan datang, jangan bayangkan Indonesia sekarang. Seperti apa potret Indonesia 30 tahun mendatang? Apa peran Anda di dalamnya? Bagaimana kondisinya?

Hari ini Anda warga Indonesia dan warga dunia.

Untuk menjadi bagian dari dunia Anda harus menguasai bahasa internasional. Saya garis bawahi, bahasa internasional bukan bahasa asing. Bahasa internasional adalah bahasa percakapan antar bangsa. Seperti halnya bahasa nasional yang digunakan sebagai percakapan antar suku bangsa.

Kuasai bahasa internasional sehingga Anda bisa menjadi bagian dari dunia, berkomunikasi dengan dunia. Anda dapat menyerap informasi dan menyebarkan informasi.

Kuasai ilmu pengetahuan yang terdepan.

Anda tidak bisa belajar hanya dengan ilmu-ilmu masa lalu, kuasai yang terbaru. Kemampuan belajar menjadi amat kunci, bukan kemampuan menguasai sebuah bidang tapi kemampuan belajar di bidang apapun. Karena sesudah lulus Anda belum tentu mendalami atau mengerjakan hal yang menjadi fokus ketika masa kuliah.

Tapi, kemampuan Anda belajar akan membuat Anda menjadi pembelajar terus menerus. Kalau Anda pembelajar maka Anda akan punya peluang untuk bisa terus menerus mengembangkan diri dan meningkatkan kontribusi.

Teman-teman mahasiswa baru, Anda sekarang memasuki fase yang benar-benar baru karena itu rencanakan dengan baik. Catat cita-cita Anda, catat keinginan-keinginan Anda. Lalu lihat tiga setengah atau empat tahun ke depan sebagai masa pengembangan diri, bukan sekadar masa kuliah tapi pengembangan diri.

Sesudah itu adalah masa Anda mulai berkontribusi. Siapkan diri Anda dengan baik. Kerjakan masa ini secara optimal.

Biarkan Anda menengok masa kuliah Anda dan berkata, “Untung masa kuliah saya tak hanya berisi di ruang kelas.” Dan itu nanti akan membuat jalan Anda ke depan jauh lebih lebar, jauh lebih menantang. Anda akan menemukan simpul-simpul baru keberhasilan.
DESIGN SISTEM KONTROL PLC

Instruksi – instruksi bahasa pemograman PLC dengan Ladder dan Mnemonic

Setelah anda membaca artikel tentang Bagaimana Memahami Logika Ladder│Mengubah Ladder Menjadi Instruksi Mnemonic. Berikut ini instruksi – instruksi bahasa pemograman PLC dengan Ladder dan Mnemonic.

Instruksi And ,dan And Inverse

· Gunakan instruksi AND dan ANI untuk menghubungkan secara seri sebuah kontak. Jika dibutuhkan beberapa kontak secara seri, jumlah kontak tidak dibatasi oleh PLC namun dibatasi oleh kemampuan 
hardware dalam display dan print-nya. Untuk lebih amannya, dalam satu baris bisa dituliskan 10 kontak dan 1 coil.
·  Instruksi AND dan ANI juga bisa dihubungkan secara langsung dengan instruksi OUT setelah sebelumnya ada inisial instruksi OUT.
Contoh Program :

Instruksi OR, dan OR Inverse


·  Gunakan instruksi OR dan ORI untuk menghubungkan secara pararel sebuah kontak. Untuk menghubungkan sebuah blok yang terdiri lebih dari satu kontak yang terhubung pararel, gunakan instruksi ORB.
·  Hubungkan satu sisi dari instruksi OR/ORI ke sisi kiri bus bar.
Contoh Program :


Instruksi OR Block


·   Sebuah instruksi ORB adalah instruksi independent dan tidak bisa diasosiasikan dengan jumlah device.
·   Gunakan instruksi ORB untuk menghubungkan rangkaian multi kontak( biasanya blok rangkaian seri) secara pararel dengan rangkaian dasarnya.
·   Untuk menuliskan titik dimulainya blok rangkaian gunakan instruksi LD atau LDI. Setelah selesai menuliskan blok rangkaian seri, hubungkan ke rangkaian dasar secara pararel dengan menggunakan instruksi ORB.
Contoh Program :

Instruksi And Block
·         Instruksi ANB adalah instruksi independent dan tidak dapat diasosiasikan dengan jumlah/simbol device.
·         Gunakan instruksi ANB untuk menghubungkan secara seri multi rangkaian kontak yang pararel.
·         Untuk menentukan titik awal dari blok rangkaian, gunakan instruksi LD atau LDI. Setelah blok rangkaian pararel selesai, hubungkan dengan rangkaian dasarnya secara seri dengan menggunakan instruksi ANB.
·         Karena keterbatasan proses batch dalam PLC, gunakan tidak lebih dari 8 instruksi LD dan LDI dalam mendefinisikan sebuah blok (dihubungkan pararel). Jika diabaikan akan menyebabkan hasil program error.


MPS, MRD, dan MPP

·         Gunakan ketiga instruksi ini untuk menghubungkan coil output kesisi kiri dari sebuah kontak. Tanpa instruksi ini hubungan hanya dapat dibuat ke sisi kanan dari kontak sebelumnya.
·         MPS menyimpan titik hubung dari rangkaian ladder sehingga cabang coil berikutnya dapat memanggil nilai logika sebelumnya.
·         MRD memanggil kembali atau membaca titik hubung (data logika) yang disimpan sebelumnya dan meneruskannya ke kontak berikutnya yang terhubung dengannya.
·         MPP akan mem-Pop (Panggil dan Pindahkan) dari titik hubung yang telah disimpan. Pertama akan menghubungkan ke kontak berikutnya kemudian memindahkan titik dari area penyimpanan sementara.
·          Setiap instruksi MPS harus ada instruksi MPP yang saling berhubungan.
·         Kontak paling akhir atau rangkaian coil harus dihubungkan dengan sebuah instruksi MPP.
·         Dalam satu rangkaian step jumlah pasangan MPS-MPP harus tidak lebih dari 11.

Minggu, 27 Januari 2019

Perancangan dan pembuatan robot telerob pemindah barang dengan kamera berbasis mikrokontroler arduino mega


         Pada saat ini banyak terjadi kegagalan dalam memindahkan barang yang dianggap berbahaya yang di lakukan oleh manusia,yang mengakibatkan kehilangan nyawa dan materi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat yang dapat menggantikan pekerjaan manusia untuk memindah barang yang dianggap berbahaya agar kerugian dapat dikurangi.
         selaras dengan hal itu, perkembangan teknologi di bidang elektronika sangat pesat. Berbagai penemuan dan perkembangan teknologi menyebabkan banyak perubahan terhadap berbagai macam tatanan kehidupan dan berkembang di masyarakat. Perkembangan ini membantu memudahkan manusia dalam menyelesaikan pekerjaan yang dahuu di anggap sulit bahkan hampir mustahil dapat dilakukan . Hal ini dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya alat alat elektronik yang di gunakan baik dalam dunia militer ,bisnis,industri,rumah tangga maupun kebutuhan kebutuhan lain.

pertama tujuan dari pembuatan alat ini adalah untuk ;

  • untuk menggantikan manusia dalam kegiatan monitoring dan pengambilan suatu barang yang di anggap berbahaya apabila dilakukan manusia langsung.(salah satu contoh penggunaan alat ini)
Bahan-bahan yang di butuhkan dalam pembuatan robot tersebut

  1. arduino
  2. baterai Li-PO
  3. UBEC( Uiversal battery elimination circuit )
  4. voltage regulator
  5. motor DC 
  6. motor servo
  7. kamera (kamera action )
  8. android (android lollipop )
  9. remote control 
  10. wifi
  11. driver motor
  12. interface
skema rangkaian driver motor dc





bateray Li-po





Senin, 16 Juli 2018

Pembagi tegangan tanpa beban


Gambar Rangkaian Hukum Pembagi Tegangan

Salah satu aturan yang paling mendasar yang harus dipahami dalam rangkaian listrik ataupun rangkaian elektronika adalah hukum pembagi tegangan. Atau setidaknya bisa langsung membayangkan perbandingan tegangan yang jatuh dari setiap beban atau tahanan yang terhubung seri atau parallel. Karena dengan memahami aturan ini kita dapat dengan cepat merespon kondisi suatu rangkaian tanpa melakukan perhitungan terlebih dahulu. Ataupun kita bisa mengetahui bahwa setiap beban yang kita pasang pada setiap terminal output suatu rangkaian akan membuat tegangan output tersebut turun akibat hubungan parallel antara tahanan pada terminal output dengan tahanan beban. Setiap resistansi atau tahanan yang terhubung parallel akan membuat tahanan totalnya lebih kecil dari kedua tahanan yang terhubung parallel tersebut, akibatnya dengan turunya tahanan pada terminal tersebut maka pada pembagian tegangan dengan rangkaian seri yang lain terminal tadi akan memperoleh tegangan yang lebih kecil.



Mari kita perhatikan rangkaian pada gambar i. Sesuai dengan rumus pembagi tegangan maka tegangan pada R1 = (R1/(R1+R2)) 9V = (1K/4K)9 = 9/4=2,25 volt. Begitu juga jika kita ingin menghitung tegangan pada R2. Yang pasti jumlah dari tegangan yang terhubung seri tersebut sama dengan tegangan supply. Kemudian pada gambar ii terlihat dua tahanan yang sama terhubung seri kemudian pada salah satu tahanan diparalelkan dengan tahanan yang lain. Jika kita coba analisa pada saat kedua tahanan yang sama itu dipasang seri maka tegangan yang akan jatuh pada masing-masing tahanan tersebut akan berbagi rata (sama=4,5 volt), tetapi dengan ditambahnya satu tahanan lagi pada salah satunya maka tegangan akan turun pada tahanan yang terbebani tersebut. Untuk nilai tegangannya bisa kita hitung dengan rumus pembagi tegangan setelah kita hitung tahanan pengganti pada tahanan parallel tersebut.

Untuk aturan pada rangkaian gambar iii dan iv merupakan prinsip favorit saya dalam aturan pembagi tegangan. Pada gambar iii merupakan rangkaian satu tahanan dengan ujung yang terbuka (open circuit). Dari rangkaian tersebut banyak orang menyimpulkan bahwa tegangan yang jatuh pada ujung yang terbuka adalah o volt, padahal jika kita memahami prinsip pembagi tegangan maka dengan cepat kita bisa menyimpulkan bahwa tegangan yang jatuh adalah sama dengan tegangan supply. Pada dasarnya rangkaian tersebut bagai rangkaian dengan dua tahanan terhubung seri, satu tahanan R3 dan tahanan yang lain adalah udara. Nilai tahanan dari udara sangat besar sekali mendekati tak terhingga sehingga arus yang mengalir hampir tidak ada. Tetapi jika kita gunakan rumus pembagi tegangan maka perbandingan antara tahanan udara dengan R3 sangat jauh sekali sehingga sebagian besar jatuh pada tahanan udara ( VRu = (Ru / (R3+Ru)) 9 v = ( ∞ / (1K + ∞ )) 9 v = ( ∞ / ∞) 9v = (1) 9v = 9 volt). Untuk rangkaian pada gambar iv bisa kita simpulkan bahwa tegangan yang jatuh pada kawat tanpa adanya tahanan adalah 0 volt. Hal ini dikarenakan tahanan yang ada pada kawat idealnya adalah 0 ohm, dengan demikian tidak akan ada pembagian tegangan yang jatuh padanya.



Sebenarnya untuk hukum pembagi tegangan ini saya punya pengalaman tersendiri. Dengan bermodal keyakinan pada hukum yang bersifat absolut, saya pernah mengajak dua teman kuliah saya untuk membentuk hubungan seri dengan tahanan adalah masing-masing tubuh kami walaupun dengan susah payah merayu agar kedua teman tersebut mau ikut membuktikannya. Saat itu saya menantang dengan mencoba membagi tegangan PLN 220 volt ke masing-masing tubuh kami bertiga. Dengan asumsi tegangan yang akan jatuh pada masing-masing adalah 220 / 3 = 73 volt, kemudian saya ajak kedua teman untuk naik ke atas kursi plastik agar tidak terjadi hubungan parallel dengan ground. Satu terminal langsung saya pegang dan kedua teman secara seri memegang terminal satunya, lalu saya menyentuh teman yang ujung dengan pelan-pelan. Maka memang benarlah apa yang sudah menjadi hukum alam atau kententuan Allah SWT, tegangan yang kami rasakan.

Trident Underwater Drone Based On Arduino (PROPOSAL)



USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA



JUDUL PROGRAM

Trident Underwater Drone Based On Aduino
Mega 2560


BIDANG KEGIATAN

PKM KARSA CIPTA


DIUSULKAN OLEH :
AZRI WAHYUDA 1705041049 / 2017



POLITEKNIK NEGERI MEDAN
2017





RINGKASAN




BAB1
PENDAHULUAN

1.1          Latar Belakang 
         Indonesia adalah negara dengan sumber daya laut yang sangat luas . Lebih dari 2/3 luas indonesia adalah laut. Begitu juga dengan bumi, Lebih dari 2/3 bagian bumi di dunia ini adalah lautan, karena iu usaha untuk menciptakan teknologi yang bisa memajukan dunia kelautan dari masa ke masa selalu berkembang. Perkembangan teknologi bawah air sekarang tidak banyak mendapat perhatian dari masyarakat. Dan masih banyak kegiatan bawah air yang dilakukan dengan cara konvensional seperti pengamatan bawah laut, pemantauan keretakan bendungan, survey terhadap sumber daya alam bawah air, pencarian korban bencana alam atau kapal tenggelam serta masih banyak lagi kegiatan bawah air selama ini dilakukan secara konvensional oleh manusia.
         Pengamatan di bawah air memiliki beberapa kendala yang dapat mengganggu kinerja pengamatan bahkan keselamatan pengamat itu sendiri. Adapun kendala terseebut antara lain sulitnya wilayah perairan yang akan dijangkau manusia, perairan yang terkena limbah beracun, terbatasnya oksigen, terjadinya tekanan hidrostatik pada tubuh penyelam,serta kendala bahaya yang tinggi akibat serangan hewan buas dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, robot yang mampu bergerak bebas di dalam air sangat dibutuhkan untuk membantu tugas manusia.
         Menurut Committee on on Undersea Vehicles and National secara umum undersea vehicles terdiri atas vehicles yang dapat dikenderai manusia atau istilah pengganti yang digunakan oleh committee sebagai “manned”,  dan vehicles atau tanpa awak dengan istilah pengganti “unmanned”.
         Secara luas undersea vehicles terdiri atas deep submersible vehicles (DSP)
yang mana DSP ini termasuk pada golongan “manned” . Untuk vehicles “unmanned” sendiri terdiri atas Remotely Operated Vehicles atau disingkat ROV dan Autonomous Underwater vehicles atau disingkat AUV.
        Salah satu teknologi dibidang marine electrical yang bisa dimanfaatkan untuk mengeksplorasi perairan adalah “Remotely Operated Vehicles” (ROV). ROV merupakan robot kelautan yang memiliki kemampuan untuk mengamati benda – benda yang ada dilautan. Dalam situasi dan kondisi lingkungan didasar laut tidaklah mudah diketahui secara pasti tanpa didukung ketersedian peralatan dan teknologi yang memadai. Dalam kasus ini ada berbagai jenis ROV tersebut, salah satunya adalah pengembangan ROV yang sistem geraknya direkayasa dari alam dengan meniru gerakan hewan (bio-electronic). Dimana salah satu keunggulan jenis ROV ini lebih ramah lingkungan dan mampu bergerak stabil.
        AUV adalah kendaraan bawah air yang mampu bergerak didalam air secara otomatis tanpa adanya control langsung dari manusia, sedangkan ROV adalah kendaraan bawah air yang gerakkannya dapat dikendalikan secara langsung oleh manusia melalui remote control dari atas permukaan air. Untuk saat ini, pengembangan robot bawah air yang gerakannya dapat dikendalikan secara langsung oleh manusia melalui remote control dari atas permukaan air. Untuk saat ini, pengembangan robot bawah air lebih ditekankan pada ROV dibandingkan dengan AUV karana ROV memiliki kelebihan untuk menjalankan tugas-tugas yang menuntut ketelitian dan keakuratan.
        Dengan  banyak nya pemintaan pemantauan bawah air serta pengembangan teknologi robotika dibidang perairan, penulis merencanakan suatu penerapan system microcontroller untuk merancang “Rancang Bangun Robot ROV (Remotely Operated Vehicles) Untuk pengambilan foto dan video bawah air based on arduino mega 2560” sebagai judul tugas akhir penulis. Alat ini diharapkan dapat membantu permasalahan dalam melakukan operasi pemantauan kondisi pada suatu area perairan.

1.2          Rumusan Masalah
          Dengan merujuk pada latar belakang masalah, maka dirumuskan beberapa rumusan masalah yang dibahas pada tugas akhir ini, yaitu sebagai berikut.
1. Bagaimana membuat sebuah robot yang dapat bekerja dibawah air ?
2. Bagaimana merancang sistem sistem kendali dari robot ROV ?
3. Bagaimana kinerja robot bawah air untuk mengambil foto bawah air ?
4.bagaimana sistem monitoring dari robot ROV ?




1.3          Tujuan
          Mengembangkan inovasi baru di bidang perairan bawah air/underwater dengan pemanfaatan teknologi robot ROV sekaligus  Mendeskripsikan dan pengenalan kepada masyarakat bahwa “monitoring in the sea with Trident Underwater Drone Based On Arduino” memberi banyak keuntungan salah satunya yaitu;-pada bencana kapal tenggelam kita tidak perlu turun kedasar laut untuk mencari atau memantaunya, kita tinggal mengendalikannya dari permukaan laut.
Keuntungan yakni tidak membahayakan diri kita dan memudah dalam proses pencarian tanpa menunggu waktu yang lama.


1.4          Manfaat
          Produk yang akan kami rancang adalah produk yang berupa alat yang terbuat dari pipa pipa air .produk yang ingin kami buat ini mempunyai banyak keunggulan dan manfaat, adapun untuk penjelasannya sebagai berikut.
1.      Membantu dan mempermudah penyelam dalam melakukan survey bawah laut.
2.      Membantu riset penelitian bawah air.
3.      Mempermudah “TIMSAR” dalam pencarian korban kecelakaan kapal tengelam tanpa menimbulkan korban lagi.

1.5         Luaran
         Luaran yang diharapkan dari pembuatan proposal ini adalah suatu desain sebuah trident underwater drone based arduino yang bisa memudahkankan dalam melakukan proses pencarian korban banjir/kapal tenggelam dibawah air tanpa turun langsung mencari dan ini merupakan nilai yang sangat berharga karena tidak menimbulkan korban lagi di banding para penyelam turun mencari para korban, itu sangat membutuh waktu cukup lama dibandingkan dengan menggunakan alat ini.

 1.6 KEGUNAAN
                  Program Karsa Cipta ini memiliki banyak kegunaan, antara lain:
1.6.1 Pengamatan Bawah Laut                      
Karsa cipta ini dapat diandalkan dalam pengamatan bawah laut, untuk menggantikan cara konvensional yang berbahaya dan kurang evektif.
1.6.2 Survey Terhadap Sumber Daya Alam Bawah Laut
Mengingat dua per tiga wilayah Indonesia adalah laut, dan memiliki sumber daya alam yang melimpah, diharapkan dengan karsa cipta ini dapat mempermudahkan dalam mencari informasi mengenai sumber daya alam bawah laut.
1.6.3 Pencarian Korban Tenggelam
                  Sampai sekarang, keseluruhan proses pencarian korban tenggelam masih menggunakan cara konvensional, diharapkan dengan karsa cipta ini dapat membantu proses pencarian hingga ketempat yang dalam, sempit, dan tempat-tempat yang sulit dijangkau manusia.



BAB 2 TINJAUAN  PUSTAKA

2.1 Konsep Sistem Kontrol Berbasis Arduino Mega 2560
                  Mikrokontroler ini berfungsi sebagai pengontrol dalam sistem yang bekerja pada benda, dengan cara menerima sinyal yang diberikan oleh computer, lalu mikrokontroler memprosesnya, setelah diproses maka mikrokontroler akan memberikan sinyal di output (motor, lampu, dan kamera).
2.2 Konstruksi Motor Pendorong (Thruster)
                  Sistem penggerak ROV terdiri dari dua pendorong atau lebih, dan memakai motor DC yang dipadukan dengan propeller atau kipas pendorong untuk menghasilkan gaya dorong. Motor pendorong menggunakan Bilge Pump yang dioperasikan pada tegangan 12 VDC.



2.3 Lighting (Sistem Pencahayaan)
Penjelasan pencahayaan ini datang dari catatan Ronan Gray dari Deep Sea Power & Light. Kebutuhan penerangan bawah air nyata diperlukan beberapa meter bawah permukaan air. Cahaya yang tampak pada lingkungan dengan cepat dilemahkan oleh kombinasi dari penyerapan dan pembiasan, sehingga membutuhkan pencahayaan buatan untuk melihat benda-benda di bawah air dengan jelas (Christ dan Wernli, 2007:58).

2.4 Kamera
                  Kamera yang digunakan Charge-Coupled Device (CCD) yang dipasang pada papan sirkuit kecil dan menghasilkan sinyal video yang dikirimkan dalam format sent up the tether ke perangkat video capture di permukaan


   




BAB 3. METODE PELAKSANAAN
a) Mengumpulkan data dengan menggunakan metode survey, proses ini
dilakukan dengan melihat langsung hasil dan survey
b) Analisa hasil survey untuk mengidentifikasi masalah yang perlu diteliti untuk
menentukan alat yang tepat
c) Perancangan peralatan dan persiapan komponen yang digunakan
d) Perakitan komponen (rangkaian)
e) Pengujian keberhasilan rangkaian
f) Perbandingan hasil analisis data, membandingkan data akhir antar objek penelitian
g) Kesimpulan dan saran
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya




































4.2. Jadwal Kegiatan